Obat dan Perbekalan Kesehatan untuk ARMUZNA Siap

Fri, 09/08/2019 11:18:17   | Dilihat : 150   Penulis : Pusat Kesehatan Haji

Mekah, 8 Agustus 2019

 

Makkah, 8 Agustus 2019 - Saat ini, Jemaah Haji Indonesia akan memasuki masa puncak ibadah haji. Pada tanggal 9 Agustus 2019 atau 9 Djulhijjah, Jemaah Haji sudah bergerak menuju Arafah. Kesiapan Petugas Kesehatan Haji dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi Jemaah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina sudah siap. Salah satu yang disiapkan oleh Petugas Kesehatan Haji (PPIH Bidang Kesehatan) adalah obat dan perbekalan kesehatan.

Petugas Farmasi menyiapkan paket obat dan perbekkes untuk Pos Kesehatan Arafah, Pos Kesehatan Mina, Pos Mabit Muzdalifah, Pos Maktab 7, Tim Gerak Cepat (TGC), Tim Promotif Preventif (TPP), dan paket kloter Armina. Sebanyak 59 paket dan 6 cadangan disiapkan untuk TGC, 6 paket untuk pos kesehatan Arafah, 1 paket untuk pos maktab 7, 3 paket untuk ambulance jamarat, dan 529 paket kloter Armina.

Paket kloter Armina harus dibawa oleh petugas kloter selama pelayanan periode Armina. Obat dan perbekkes yang dibagikan dalam paket kloter Armina antara lain analgetik antipiretik, obat saluran pernapasan, antibiotik, vitamin, cairan infus, tetes mata, nutrisi pengganti, oralit, antihipertensi, dan obat saluran pencernaan.

Selain paket obat dan perbekkes untuk Armina, petugas Depo Mekah membagikan oralit dan cairan infus ke sektor untuk dibagikan kepada petugas kloter.

Sebagaimana arahan Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc. bahwa ada 4 faktor yang perlu diwaspadai Jemaah Haji, 1. Faktor air (keadaan tubuh yang kekurangan cairan/dehidrasi, 2. Faktor suhu (cuaca di tanah suci yang panas), 3. Faktor kelelahan fisik, 4. Faktor adaptasi lingkungan. Penting ditekankan kepada bahwa Jemaah haji Indonesia harus banyak minum selama untuk mencegah dehidrasi dan heatstroke selama di Arafah, Muzdalifah dan Mina.

InsyaAllah Jemaah Haji Indonesia sehat dan lancar dalam menjalankan ibadah haji, kembali ke tanah air dengan sehat dan mendapat haji mabrur. (ADH)