MUI Dukung penguatan Kebijakan Istithaah Kesehatan Yang Dilakukan Puskes Haji

Sat, 28/04/2018 10:26:31   | Dilihat : 1455   Penulis : SUPER ADMIN

Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan jalin koordinasi dengan Majelis Ilama Indonesia (MUI) untuk menyamakan persepsi mengenai pentingnya implementasi istithaah kesehatan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Istithaah Kesehatan Jamaah Haji . Dalam acara ini , dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Untung Suseno Sutardjo serta sejumlah tokoh MUI dari Komisi Fatwa MUI, seperti sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Ni’am, Ketua Bidang Fatwa MUI, Huzaimah T. Yanggo, dan Kasubdit Pemberkasan dan Dokumentasi Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Nasrullah Jasam.

            Dalam acara ini, sejumlah dukungan datang dari seluruh anggota Komisi Fatwa MUI, yang menilai Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 merupakan wujud tanggungjawab pemerintah dalam penyelenggaraan kesehatan haji. Namun mereka menilai, perlu adanya penyatuan pandangan antara scientific dan syariah judgement mengenai istithaah kesehatan. Sehingga dalam acara ini menghasilkan sejumlah rekomendasi dan pandangan dari MUI sebagai bentuk koreksi terhadap Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 Tentang Istithaah Kesehatan.

            Kepala Pusat Kesehatan Haji, Eka Jusup Singka mengucapkan rasa terimakasihnya terhadap dukungan dari MUI terhadap implementasi istithaah kesehatan dengan memberikan sejumlah rekomendasi yang dapat memperkuat Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 Tentang Istithaah Kesehatan. Dirinya mengatakan akan segera menindaklanjuti rekomendasi dari MUI untuk Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tersebut.

            Selain itu, dirinya juga menjelaskan jika akan ada pertemuan koordinasi selanjutnya dengan Komisi Fatwa MUI agar hubungan antara Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan dengan MUI akan semakin kuat dalam mengimplementasikan istithaah kesehatan. (Vhiya)