KOORDINASI PENERAPAN PERMENKES NO 15 TAHUN 2016 DAN PENGAWASAN LAIK TERBANG JEMAAH HAJI PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Thu, 01/02/2018 16:53:23   | Dilihat : 18363   Penulis : SUPER ADMIN

Selama 8 tahun terakhir, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Kendari telah melakukan upaya pembinaan kesehatan jemaah haji yang berasal dari Kota Kendari, Kabupaten Kolaka dan Kolaka Timur. Namun demikian, tidak dapat dihindari masih banyak jemaah risiko tinggi yang riskan untuk melakukan penerbangan, karena penyakit yang dideritanya dapat diperberat oleh penerbangan yang dijalaninya. Oleh karena itu untuk  melindungi jemaah haji agar dapat melaksanakan ibadahnya sesuai dengan ketentuan syariat Islam perlu dilakukan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kesehatan jemaah haji sejak dini yang ditujukan untuk mewujudkan istithaah kesehatan jemaah haji.   

Bertempat di Grand Clarion Hotel Kendari, pada tanggal 30 Januari 2018 dilaksanakan kegiatan Pertemuan Koordinasi Penerapan Permenkes No 15 Tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji dan Pengawasan Laik Terbang Jemaah Haji Sulawesi Tenggara. Tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan oleh KKP Kelas II Kendari ini adalah Tersosialisasinya Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji dan pengawasan laik terbang dalam rangka meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji Indonesia serta terbebasnya masyarakat Indonesia dari transmisi penyakit menular yang mungkin terbawa keluar/ masuk oleh jemaah haji Indonesia. Peserta pertemuan terdiri dari:

  1. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara.
  2. Kepala Dinas Kesehatan Kab/Kota se-Provinsi Sulawesi Tenggara.
  3. Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara beserta jajaran.
  4. Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota se-Provinsi Sulawesi Tenggara.
  5. Kepala KKP Regional Timur.
  6. Pengelola program kesehatan haji provinsi dan kab/kota se-Provinsi Sulawesi Tenggara.
  7. Struktural dan Staf KKP Kelas II Kendari.

 

Sedangkan Narasumber berasal dari Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Ditjen P2P Kemenkes, Kadinkes Prov. Sultra, Kepala KKP Kelas II Kendari dan Kanwil Kemenag Prov. Sultra. Pada pertemuan tersebut dipahami bahwa Permenkes nomor 15 tahun 2016 esensinya merupakan upaya untuk memberikan kepastian & perlindungan hukum bagi penyelenggara kesehatan dan jemaah haji, serta upaya pemerintah dalam melakukan persiapan kesehatan jemaah haji sejak dini agar jemaah dapat mencapai istithaah kesehatan. Selain itu juga periode masa tunggu yang cukup lama menjadi tantangan dan peluang  petugas kesehatan untuk mempersiapkan istithaah kesehatan jemaah haji jauh hari sebelum berangkat melalui pendekatan keluarga sehingga dapat menunjang kemampuan istithaah kesehatan.

Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah/tanya jawab dan diskusi, yang dilanjutkan dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan Penandatanganan Nota Kesepakatan. (MZN)