WASPADA KOLERA

Wed, 16/08/2017 10:19:48   | Dilihat : 1093   Penulis : SUPER ADMIN

"Penyakit kolera sangat mudah menular dan dalam waktu singkat dapat menjadi wabah. Kita perlu meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan-tindakan pencegahan terhadap penyebaran penyakit ini".

Demikian diungkapkan Sesjen Kementerian Kesehatan, dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes., saat pembukaan Workshop Antisipasi Wabah Kolera, Senin, 14 Agustus 2017 di Hotel Santika, Jakarta.

Acara ini digagas oleh Pusat Kesehatan Haji, kementerian Kesehatan bekerja sama dengan WHO Indonesia. Workshop ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Pemerintah dalam upaya pencegahan penyakit berpotensi wabah terutama pada masa operasional haji 2017.

Hadir dalam acara ini peserta dari Kementerian Agama, Kementerian Luar Negeri, Komite Ahli Kesehatan Haji Nasional, Perdokhi, Tim Asistensi dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Lebih lanjut Sesjen menjelaskan bahwa wabah kolera yang menyerang hampir seluruh provinsi di Yaman telah menyebabkan 1800 orang meninggal dunia.

Wabah kolera yang menyerang Yaman menjadi perhatian khusus karena secara geografis Yaman berbatasan langsung dengan Arab Saudi yang saat ini menjadi tempat jutaan jemaah dari seluruh dunia berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji, termasuk jemaah haji Indonesia.

Kita harus selalu mengingatkan jemaah haji untuk berperilaku hidup bersih dan sehat dan menghindari makanan dan minuman dari sumber yang tidak diketahui.

Selain wabah kolera, jemaah haji juga perlu waspada terhadap penularan Mers-CoV dan tingginya suhu udara di Arab Saudi yang dapat mengakibatkan sengatan panas (Heat Stroke).

Diakhir sambutannya Setjen berharap kepada seluruh petugas TKHI agar bekerja secara professional dan selalu berkoordinasi dengan petugas PPIH sehingga dapat  memberikan pelayanan yang optimal kepada jemaah haji.

(DK)